Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari apa itu clickjacking, bagaimana cara kerjanya, serta langkah-langkah mitigasi clickjacking pada WordPress agar situs Anda tetap aman dan profesional.
Apa Itu Clickjacking?
Clickjacking adalah teknik di mana penyerang menyisipkan lapisan (iframe) dari situs lain di atas elemen halaman Anda. Saat pengguna mengklik tombol yang terlihat normal (misalnya tombol “Like” atau “Submit”), sebenarnya mereka mengklik elemen tersembunyi milik penyerang.
Akibatnya, pengguna bisa diarahkan ke situs berbahaya atau memberikan izin tanpa disadari.
Dampak Clickjacking pada WordPress
Serangan clickjacking dapat menimbulkan dampak serius, terutama bagi website berbasis WordPress yang banyak digunakan untuk bisnis dan transaksi online.
Beberapa dampak yang mungkin terjadi:
- Pencurian kredensial pengguna (username dan password).
- Klik palsu pada iklan atau tautan berbahaya.
- Penurunan reputasi situs karena aktivitas mencurigakan.
- Potensi pelanggaran privasi data pelanggan.
Mengapa WordPress Rentan terhadap Clickjacking?
Meskipun WordPress memiliki sistem keamanan bawaan, clickjacking sering terjadi karena:
- Tema atau plugin yang tidak memperkuat pengaturan keamanan header.
- Hosting yang tidak menerapkan kebijakan HTTP Security Header.
- Kurangnya pemahaman pengguna tentang konfigurasi keamanan.
Oleh karena itu, penerapan mitigasi clickjacking pada WordPress menjadi langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan situs.
Langkah-Langkah Mitigasi Clickjacking pada WordPress
Berikut beberapa cara paling efektif untuk melindungi situs Anda dari clickjacking:
a. Gunakan Header HTTP X-Frame-Options
Tambahkan header HTTP berikut ke file .htaccess atau konfigurasi server Anda:
Header always append X-Frame-Options SAMEORIGIN
Artinya, halaman WordPress Anda hanya dapat ditampilkan dalam iframe dari domain yang sama.
b. Gunakan Plugin Keamanan WordPress
Plugin seperti Wordfence Security, iThemes Security, atau HTTP Headers Plugin dapat membantu Anda menambahkan lapisan keamanan termasuk perlindungan clickjacking.
c. Aktifkan Content Security Policy (CSP)
Tambahkan header CSP berikut untuk membatasi iframe:
Content-Security-Policy: frame-ancestors 'self'
Ini memberi tahu browser agar hanya mengizinkan frame dari domain Anda sendiri.
d. Perbarui Plugin dan Tema Secara Rutin
Serangan sering memanfaatkan celah pada plugin atau tema lama. Pastikan Anda selalu menggunakan versi terbaru.
e. Gunakan HTTPS
Protokol HTTPS membantu mengenkripsi data dan mengurangi risiko injeksi kode jahat yang dapat digunakan untuk clickjacking.
Contoh Implementasi Mitigasi Clickjacking di WordPress
Anda dapat menambahkan kode berikut ke dalam file functions.php tema aktif WordPress Anda:
function wpb_add_security_headers() {
header("X-Frame-Options: SAMEORIGIN");
header("Content-Security-Policy: frame-ancestors 'self'");
}
add_action('send_headers', 'wpb_add_security_headers');
Kode ini akan otomatis menambahkan dua lapisan keamanan penting untuk mencegah clickjacking.
Plugin Rekomendasi untuk Mitigasi Clickjacking WordPress
Berikut beberapa plugin keamanan WordPress yang mendukung mitigasi clickjacking pada WordPress:
- 🔐 HTTP Headers Plugin – menambahkan CSP dan X-Frame-Options tanpa coding.
- 🧱 Wordfence Security – firewall dan perlindungan terhadap serangan web.
- 🛡️ Sucuri Security – pemantauan aktivitas mencurigakan dan hardening otomatis.
Kesimpulan
Mitigasi clickjacking pada WordPress adalah langkah penting untuk menjaga keamanan situs Anda dari serangan manipulasi klik. Dengan menambahkan header keamanan, menggunakan plugin terpercaya, dan memperbarui sistem secara berkala, Anda dapat meminimalkan risiko clickjacking secara signifikan.
Keamanan website bukan tugas sekali waktu, melainkan komitmen berkelanjutan untuk melindungi pengguna dan reputasi bisnis Anda.
Baca Juga: Kerentanan pada CMS WordPress.



