Melindungi situs web WordPress adalah langkah penting untuk menjaga data, reputasi, dan keberlangsungan bisnis Anda. Tanpa perlindungan yang kuat, situs bisa menjadi target serangan hacker, malware, dan spam. Karena itu, Anda perlu memahami apa yang harus dilakukan untuk melindungi situs web WordPress secara menyeluruh.
Gunakan Password yang Kuat dan Unik
Menggunakan password yang kuat adalah langkah dasar namun sangat penting. Password yang kuat biasanya mengandung huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Selain itu, gunakan password yang berbeda untuk akun WordPress, cPanel, hosting, dan email.
Tips: gunakan password manager seperti Bitwarden atau 1Password agar lebih aman.
Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA)
Two-Factor Authentication memberikan lapisan keamanan tambahan. Dengan 2FA, bahkan jika password Anda bocor, hacker tetap tidak bisa login tanpa kode verifikasi.
Plugin yang dapat digunakan:
- Google Authenticator
- Wordfence Login Security
- miniOrange 2FA
Update WordPress, Tema, dan Plugin Secara Rutin
Update adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga keamanan situs. Pembaruan sering berisi perbaikan bug, peningkatan performa, dan patch keamanan.
Pastikan:
- WordPress core selalu versi terbaru
- Tema dan plugin diupdate secara berkala
- Hapus plugin dan tema yang tidak digunakan
Instal Plugin Keamanan WordPress
Plugin keamanan membantu memonitor, memblokir, dan mencegah serangan. Beberapa plugin terbaik yang sering digunakan untuk melindungi situs WordPress antara lain:
- Wordfence Security
- iThemes Security
- Sucuri Security
- All in One WP Security & Firewall
Plugin ini biasanya dilengkapi firewall, pemindaian malware, dan proteksi brute force.
Gunakan Hosting Berkualitas dengan Fitur Keamanan Tinggi
Hosting murah sering tidak menyediakan proteksi tambahan. Pilih penyedia hosting yang memiliki:
- Firewall server
- Proteksi DDoS
- Backup otomatis
- SSL gratis
- Isolasi akun
Contoh hosting berkualitas: Hostinger, SiteGround.
Aktifkan SSL dan HTTPS
SSL mengenkripsi data antara server dan pengunjung. Selain meningkatkan keamanan, HTTPS juga meningkatkan peringkat SEO Google.
Anda bisa mengaktifkannya melalui:
- Let’s Encrypt (gratis)
- AutoSSL dari hosting
- Plugin Really Simple SSL
Batasi Upaya Login dan Gunakan Captcha
Untuk mencegah serangan brute force, batasi jumlah percobaan login.
Anda dapat menggunakan plugin:
- Limit Login Attempts Reloaded
- Wordfence
- Loginizer
Menambahkan captcha juga mengurangi serangan bot.
Gunakan Backup Otomatis
Backup sangat penting agar Anda dapat memulihkan situs jika terjadi serangan malware atau kerusakan.
Rekomendasi plugin backup:
- UpdraftPlus
- Duplicator
- JetBackup (fitur hosting)
Pastikan backup tersimpan di lokasi berbeda seperti Google Drive atau Dropbox.
Amankan File wp-config.php
File wp-config.php berisi informasi penting, termasuk kredensial database. Untuk melindunginya, Anda bisa:
- Menambahkan aturan .htaccess untuk memblokir akses
- Memindahkan file ke direktori atas (opsional, advanced)
Gunakan Firewall dan Pemindaian Malware
Firewall website mampu menyaring trafik berbahaya. Selain itu, pemindaian malware membantu mendeteksi file mencurigakan lebih cepat.
Beberapa plugin menyediakan fitur pemindaian otomatis harian.
Kesimpulan: Cara Terbaik Melindungi Situs WordPress
Untuk menjaga keamanan website Anda, ada banyak langkah yang bisa dilakukan. Anda perlu menggunakan password kuat, mengaktifkan 2FA, melakukan update rutin, dan memasang plugin keamanan. Selain itu, gunakan hosting berkualitas, aktifkan HTTPS, dan lakukan backup otomatis. Dengan langkah-langkah tersebut, Anda akan lebih siap melindungi situs WordPress dari serangan yang dapat merugikan.
Baca juga: Resiko Apa Saja yang Bisa Terjadi Jika Memiliki Situs WordPress yang Tidak Aman?



